Langsung ke konten utama

Masya Allah! Kisah ini Sungguh Luar Biasa! Sebuah Keajaiban Al-Quran! Simak Selengkapnya

 



Sahabat Santri Ngaji Online yang di Rahmati Allah SWT, kali ini saya akan berbagi kisah mengharukan, kisah yang bisa membuat kita berdetak kagum atas keagungan Allah SWT, sebuah kisah yang sekaligus menampar kita, sudahkah kita menjadikan AL-Quran sebagai sahabat kita? Sebauh kisah ini merupakan kisah seorang kakek tua yang sudah hidup bersama Al-Qur’an, menjadikan Al-Quran sebagai kekasih hati dan sahabatnya. KIsah ini dituturkan oleh Ustadz Bachtiar Nasir dalam sebuah kajian tafsir yang membahas tentang surah Al-Baqarah ayat 120-121. beliau bercerita tentang kisah nyata seorang kakek tua penghafal AL-Quran yang membuat jama’ah berdecak kagum.

Dalam suatu waktu, ada seorang kakek tua yang hendak dioperasi untuk mengatasi penyakitnya, dan dokter menyarankan untuk segera dilaksanakan.

Diluar dugaan, kakek tersebut terisak dalam tangis yang mendalam, dokter pun mencoba menguatkan dan meyakinkan sang kakek agar kakek tersebut tidak perlu khawatir karena penyakit yang dialaminya akan sembuh atas izin Allah dan kakek tersebut tidak perlu khawatir terhadap pelaksanaan operasi karena dokter tersebut sudah berpengalaman untuk operasi penyakit tersebut dan besar sekali kemungkinan keberhasilannya.

Lalu kakek tersebut membalas perkataan dokter tersebut, “Dok, bukan itu yang saya khawatirkan, Insyaallah saya siap dan tak takut untuk menjalani proses operasinya. Saya menangis karena saya sedih akan banyak waktu yang terbuang saat operasi nanti pastinya, sedangkan saya memiliki kebiasaan untuk muroja’ah (mengulangi) hafalan Al-Quran saya 12 juz tiap harinya, saya khawatir tidak dapat menyelesaikan hafalan saya dihari ini karena operasi ini, sebab itulah saya menangis...”

Lalu kakek tersebut melanjutkan dengan pertanyaan : “Dok, berapa lama kamu akan dioperasi?” “Insyaallah hanya 4 jam kek” Jawab dokter. “Kalau begitu, berikan saya waktu di satu jam pertama untuk muroja’ah hafalan saya, lalu anjutkanlah tindakan operasi setelahnya.” Jawab Kakek memberikan solusinya. Dokter pun menyetujuinya.

Pada satu jam pertama dokter memberikan waktu untuk kakek muroja’ah hafalannya di ruang operasi, setelah waktu berjalan satu jam, dokter dan timnya melakukan tindakan medis, dibiuslah kakek tersebut dan melaksanakan tindakan operasi. Operasi tersebut berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti. Allah menolong keduanya.

Setelah kakek tersebut terseadar, dpkter yang mengoperasikan tersebut berkata : “Kek, baru kali ini saya mengalami kejadian yang luar biasa ketika mengoperasi pasien. Setelah satu jam kakek mengulangi hafalan (muroja’ah), kami pun membius kakek, saya yakin sudah tepat dosis bius kepada kakek, saya yakin dosis tersebut akan membuat kakek tak sadarkan diri. Tapi masya Allah sepanjang operasi kakek tak berhenti sedikitpun membaca Al-Quran, seolah obat bius yang kami suntikkan tak ada pengaruhnya dan rasa sakit saat operasi tak dirasakan.” Subhanallah. Semoga bermanfaat dan bisa menginspirasi kita semua.

 

Sumber referensi : dinukil dari buku Kisah-Kisah Inspiratif Akhlak Mulia yang ditulis oleh Dr. M. Masri Muadz M.Sc

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Sambutan Ketua Panitia Maulid Nabi

Berikut ini contoh Sambutan Ketua Panitia Maulid Nabi yang Anda mungkin akan laksanakan di sekolah kampus kantor. contoh sambutan maulid nabi singkat juga dapat digunakan ketika Anda butuh kata sambutan ketua panitia pelaksana, atau mungkin butuh teks sambutan ketua panitia pengajian / kajian Islami. Semoga Ada guna manfaatnya, Saling tolong menolong dalam kebaikan. Semoga Bermanfaat Sahabat. Teks sambutan ketua panitia pengajian Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillahirrahmaanirrahiim... Alhamdulillahirabbil 'Alamiin... Allahumma Shalli Wasallim 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa'ala Ali Washahbihi Ajma'in Amma Ba'du. Pertama, Kami haturkan Terima Kasih Sebesar - besarnya atas Kesediaan dan Kehadiran, Bapak KH / Habib Abdullah dari Pondok Pesantren ... di Surabaya / Malang / Indonesia . Yang Nasehatnya Insya Allah Kita semua akan simak sesaat lagi.  Yang Kami Hormati Ustadz Abdurrahman Ketua Takmir Masjid ... Yang Kami Hormati Bapak Ketua RW Bp.....dan...

10 Kunci agar Hati dan Jiwa Tenang

  Sahabat Santri Ngaji Online yang di Rahmati Allah, kali ini, saya akan berbagi mengenai beberapa hal yang bisa membuat hidup kita lebih berarti, hidup dalam kedamaian, hidup dalam kebahagiaan di Dunia & di akhirat In syaa Allah. Sebenarnya, untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki, tidaklah sulit tergantung diri kita mau atau tidak untuk melakukannya. Semoga dengan coretan pena ini dapat menginspirasi pembaca setia Santri Ngaji Online. Baiklah, langsung saja simak 10 kunci agar hati kita tetap tenang meski ditengah badai yang menerkam 1.  Tidak Membenci Mengapa saya meletakkan point ini dipoint pertama? Sebab point inilah yang mudah-mudah susah. Sebagai manusia, kita dikaruniai akal, pemikiran & kekuatan, bila mana kita merasa terdlolimi, bila kita disakiti, bila kita dihina oleh orang lain akal akal nafsu kita akan membawa akal dan hati kita naik menuju pemikiran untuk membalas perbuatan tersebut. Kebencian yang perlahan menyelimuti hati hita tanpa kita sadari perlaha...

Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah (Ijazah Gus Miftah)

Ingin tahu Hasbi Rabbi Jallallah Artinya dalam Dzikir, Shalawat, Syair adalah simak tulisan dibawah ini ya. Karena akan mencoba mengupas, soal Dzikir / Shalawat / Syair yang lagi populer lagi saat ini.  Suara yang mengalun merdu lantaran mengucap kalimat Allah di dalamnya diterima hati jadi ikutan sejuk dan nyaman. Kami sepakat ini Sejuk dan lagi nge - Tren, dan ternyata karena yg mempopulerkan juga lagi tren, dan Qodarullah, Allah takdirkan Penulis untuk mendengar langsung alias ngaji kuping (telingan di hadapan guru) di ijazahkan dari seorang guru dan pengabdi di ponpes Ora Aji Jogja yaitu Gus Miftah. Siapa Gus Miftah ? tentu bagi Anda yang mengikuti jejaknya sudah tidak asing lagi. Dimana namanya semakin harum semakin populer dan naik daun sejak tersorot media, karena dakwah di berbagai tempat hiburan malam . Padahal dari penuturan beliau dalam kajian, hal itu udah jadi bagian dakwah beliau yang di lakukan sejak 5 tahun lebih yang lalu, sebelum akhirnya tercium berbag...